Wamensos Gelontorkan Bantuan Atensi Rp1,03 Miliar di Pringsewu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Jumat, 12 Juni 2026, 20:53 WIB
Wamensos Gelontorkan Bantuan Atensi Rp1,03 Miliar di Pringsewu
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono menyalurkan bantuan untuk masyarakat rentan di Kabupaten Pringsewu, Lampung. (Foto: Dok. Kemensos)
rmol news logo Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) senilai Rp1.036.411.418 untuk masyarakat rentan di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Kamis, 11 Juni 2026.

Penyaluran bantuan dalam rangka bakti sosial memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 ini menyasar kelompok lanjut usia, anak-anak, penyandang disabilitas, hingga keluarga yang membutuhkan penguatan ekonomi. Program ini diinisiasi Kemensos melalui Sentra Handayani yang bersinergi dengan Pemkab Pringsewu.

Dalam arahannya, Agus Jabo menegaskan komitmen penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk tidak berjarak dengan rakyat.

"Di era Pak Prabowo ini, tidak boleh pemimpin menjauhi masyarakatnya. Kita harus memahami kondisi kehidupan masyarakat dan memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak," tegas Agus Jabo dalam keterangannya, Jumat, 12 Juni 2026.

Mantan aktivis pergerakan ini menambahkan, kehadiran negara di tengah kelompok rentan harus dieksekusi secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah.

"Ini adalah kerja bersama untuk memuliakan saudara-saudara kita yang rentan dan kurang mampu, supaya mereka bisa tersenyum dan hidup lebih sejahtera," cetusnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengapresiasi intervensi berkelanjutan dari Kemensos. Sinergi program ini terbukti ampuh mengakselerasi penurunan angka kemiskinan di Pringsewu, dari 8,32 persen pada 2024 menjadi 7,6 persen di tahun 2025.

"Kami juga siap mendukung penuh berbagai program prioritas nasional di daerah, termasuk pengembangan Sekolah Rakyat," kata Riyanto.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga lokal. Dewi Harnum (36), warga Desa Way Ngison, mengaku terbantu oleh program pemberdayaan pengolahan singkong menjadi tepung MOCAF yang berhasil mendongkrak pendapatan dapurnya.

Senada dengan Dewi, Suripto (52), seorang penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai pedagang kopi dan jagung bakar asal Desa Sidoharjo, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya usai mendapat bantuan motor roda tiga.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan pekerjaan saya. Selama ini saya harus mengangkut perlengkapan dagangan pakai motor roda dua yang sangat terbatas," aku Suripto.

Selain stimulus Atensi dan modal kewirausahaan, rangkaian bakti sosial HLUN di Pringsewu ini juga menggelar sejumlah layanan konkret, mulai dari pemenuhan kebutuhan hidup layak, alat bantu disabilitas, perlengkapan sekolah, operasi katarak, khitanan massal, hingga fasilitasi isbat nikah gratis.

Hadir dalam agenda tersebut Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Kepala Sentra Handayani Hisam Kholil, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pringsewu. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA