Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Khatam soal Jakarta, Kahmi Jaya Jagokan Heru di Pilkada 2024

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Selasa, 05 Maret 2024, 23:32 WIB
<i>Khatam</i> soal Jakarta, Kahmi Jaya Jagokan Heru di Pilkada 2024
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono/Ist
rmol news logo Dinilai sudah khatam mengurus seluk-beluk Jakarta, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono sangat layak maju dalam kontestasi Pilkada Serentak yang digelar November 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (Kahmi Jaya) M. Ichwan Ridwan atau Boim, Selasa (5/3).

"Jakarta sedang berproses menuju daerah khusus. Bahkan kota bisnis berskala global. Pondasi ini sudah dibangun secara serius oleh Heru, maka keberlanjutan itu harus nampak, jangan dari nol lagi. Heru cukup kapabel dan cocok mimpin Jakarta ke depan. Dia paham gimana membangun Jakarta," kata Boim.

Boim berpandangan, selama hampir dua tahun ini Heru cukup akseleratif melakukan perbaikan infrastrukur. Misalnya, kata Boim, yang terbaru adalah pembangunan sistem pengolahan sampah sementara reduce, reuse and recycle (TPS 3R). TPS 3R yang memiliki kapasitas 50 ton sampah per hari ini akan menghasilkan bahan bakar jumlutan padat atau refused derived fuel (RDF).

"Dan banyak lagi pembangunan yang terus dilakukan sebagai solusi untuk Jakarta. Revitalisasi pasar, pengendalian inflasi, normalisasi sungai, optimalisasi transportasi publik hingga penuntasan sodetan Ciliwung," kata Boim.

Bahkan, lanjut Boim, program penertiban data penduduk pun dilakukan, meskipun tidak populer, tapi penting sebagai validasi mewujudkan kesejahteraan warga.

Boim pun berpesan agar Heru terus meningkatkan interaksi yang sudah terjalin dengan masyarakat, seperti dengan stakeholder pendidikan dan kebudayaan. Ia berharap, kepemimpinan Heru bisa melahirkan sebuah legacy, khususnya terkait dengan dunia pendidikan dan ke-Betawi-an.

"Memang selama bertahun-tahun Betawi itu nyaris belum mendapat tempat yang baik. Yang ada periode kemarin hanya sebatas mengganti nama jalan saja, tidak lebih. Dengan corak baru Jakarta ini, kami yang ibaratnya tali ari-arinya ditanam di sini sangat ingin warisan nenek moyang kami dilestarikan dengan baik," ungkap Boim. rmol news logo article




Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA