Pengecekan oleh Kapolres bersama jajaran KPU dan Bawaslu itu untuk memastikan tidak ada permasalahan atau gangguan yang dapat mempengaruhi proses penyimpanan dan distribusi logistik Pemilu.
"Perlu tindakan untuk memperkuat sistem pengamanan dengan menambahkan kunci gembok dan menggunakan akses satu pintu," jelas AKBP Jerrold, seperti dikutip dari
Kantor Berita RMOLJateng.
Instalasi kelistrikan di gedung logistik juga tak luput dari pengecekan, untuk meminimalisir adanya konsleting yang dapat memicu kebakaran, dan dimungkinkan koordinasi dengan PLN.
"Selain itu juga perlu sosialisasi kepada warga sekitar agar tidak membakar sampah di sekitar gudang logistik," lanjut Kapolres.
Kotak suara yang sudah masuk di wilayah Kabupaten Karanganyar berjumlah 1.900 unit. "Kami harus berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk pengamanan gedung ini," imbuhnya.
Sementara itu Komisioner KPU Karanganyar Divisi Teknis Perencanaan, Muhammad Maksum, menambahkan, kondisi gudang untuk penyimpanan logistik Pemilu 2024 dalam kondisi baik, dan siap digunakan.
"Tadi sudah dicek Kapolres, kondisinya siap digunakan. Total kebutuhan kotak suara 16 ribu unit," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: