Airlangga yang juga Menko Perekonomian itu menyebutkan, Munas adalah proses musyawarah.
"Jadi, proses negosiasi ada dalam perjanjian perdagangan. Kalau di dalam Golkar judulnya baca musyawarah nasional. Jadi, prosesnya musyawarah nasional," ujar Airlangga di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (2/12).
Saat ditanya soal apakah dia akan merangkul para kompetitornya jika menang kembali sebagai ketua umum, Airlangga belum memberi jawaban pasti.
Dia hanya memberi kalimat sindiran bahwa selama ini sebagai ketum sudah merangkul semuanya. Tapi, masih saja digebukin.
"Sekarang saja dirangkul (masih) digebukin, gimana," kata Airlangga disambut tawa pendukungnya.
BERITA TERKAIT: