Dalam pernyataannya kepada media usai kejadian, Trump mengungkapkan bahwa seorang petugas sempat menjadi korban tembakan dari jarak sangat dekat. Namun, nyawanya terselamatkan berkat perlindungan rompi antipeluru.
“Dia ditembak dari jarak yang sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat, dan rompi anti peluru itu berhasil melindunginya,” ujar Trump, sepeda dikutip dari
Associated Press.Sementara itu, menurut Trump, tersangka penembakan membawa beberapa senjata sebelum dihentikan oleh Secret Service.
Peristiwa tersebut memicu kepanikan di dalam ballroom tempat acara berlangsung. Ratusan tamu, termasuk jurnalis dan pejabat tinggi, langsung berlindung di bawah meja ketika suara tembakan terdengar.
Situasi semakin mencekam saat petugas keamanan bergegas mengamankan lokasi dan mengevakuasi para undangan.
Sejumlah pejabat penting yang hadir turut dievakuasi, di antaranya Wakil Presiden JD Vance, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, serta Menteri Luar Negeri Marco Rubio.
Trump sendiri dilaporkan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Otoritas penegak hukum menyebut penembakan terjadi di luar ballroom utama, tepatnya di area sekitar lokasi acara.
Sementara itu, Biro Investigasi Federal (FBI) mengonfirmasi seorang tersangka telah diamankan, meski belum merinci lebih jauh terkait identitas maupun motif pelaku.
Kepanikan sempat memuncak ketika tamu-tamu mendengar teriakan untuk menunduk dan menjauh dari sumber suara.
Di tengah kekacauan, sebagian hadirin bahkan melantunkan “God Bless America” saat presiden dikawal keluar dari ruangan oleh agen Secret Service.
Akibat insiden ini, acara jamuan tahunan tersebut akhirnya dibatalkan dan akan dijadwalkan ulang.
BERITA TERKAIT: