Anggota DPR itu mengaku diajak berdiskusi dengan Jokowi mengenai masalah digital data. Menurutnya, diskusi seputar kebutuhan Indonesia mengenai pengembangan startup bisnis dan persiapan regulasi data digitalisasi.
“Soal penempatan, kita menunggu besok (Rabu, 23/10),†ujarnya usai bertemu Jokowi.
Lebih lanjut, Johnny membantah spekulasi bahwa Partai Nasdem akan mengambil posisi sebagai oposisi pemerintahan Jokowi. Spekulasi berkembang lantaran partai besutan Surya Paloh tidak senang dengan kehadiran Partai Gerindra dalam barisan koalisi.
“Kader Nasdem masak menolak penugasan (presiden). Itu ciri khas gerakan perubahan dan kesiapan hati,†tegasnya.
Mengenai kehadiran Gerindra, Johnny menguraikan bahwa yang terpenting saat ini adala soliditas bangsa. Tokoh-tokoh politik harus bersatu kembali menyingsingkan lengan baju untuk Indonesia ke depan.
“Bagi Nasdem untuk kemajuan bangsa kita harus beriringan,†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: