Kejadian tersebut menjadi dorongan bagi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk gelar aksi Salat Gaib dan doa bersama di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta, Jumat (26/4).
"Di balik kita merayakan pesta demokrasi terselip kesedihan dan duka yang menyayat hati," ujar salah satu peserta aksi, Fahmi kepada wartawan.
Fahmi menyebutkan, Pemilu kali ini sudah berjalan dengan baik dan lancar walaupun ada harga yang sangat mahal untuk menjadi bayarannya.
Sehingga, dia mengimbau kepada elite politik untuk menjadi penyejuk dan berdoa bersama kepada para pejuang demokrasi yang gugur saat bertugas.
"Kami mengimbau kepada seluruh elit untuk mendoakan para petugas yang wafat dan tetap menjaga kedamaian sampai ada keputusan KPU," tandasnya.
BERITA TERKAIT: