Di Balik Perayaan Pemilu, Ada Duka Menyayat Hati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 26 April 2019, 14:28 WIB
Di Balik Perayaan Pemilu, Ada Duka Menyayat Hati
Aksi di depan KPU/RMOL
rmol news logo Gegap gempita penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 menyisakan duka. Sebanyak 225 petugas KPPS dinyatakan meninggal dunia.

Kejadian tersebut menjadi dorongan bagi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk gelar aksi Salat Gaib dan doa bersama di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta, Jumat (26/4).

"Di balik kita merayakan pesta demokrasi terselip kesedihan dan duka yang menyayat hati," ujar salah satu peserta aksi, Fahmi kepada wartawan.

Fahmi menyebutkan, Pemilu kali ini sudah berjalan dengan baik dan lancar walaupun ada harga yang sangat mahal untuk menjadi bayarannya.

Sehingga, dia mengimbau kepada elite politik untuk menjadi penyejuk dan berdoa bersama kepada para pejuang demokrasi yang gugur saat bertugas.

"Kami mengimbau kepada seluruh elit untuk mendoakan para petugas yang wafat dan tetap menjaga kedamaian sampai ada keputusan KPU," tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA