Ketua KPU Arief Budiman menyatakan bahwa pelaku peretasan ini atau hacker merupakan individu bukan negara.
"Bukan China dan Rusia. Itu hacker itu kan individu-individu, orang-orang. Jadi IP adressnya datang dari banyak tempat. Ada yang datang dari domestik. Ada yang datang dari internasional," kata Arief di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (13/3).
Sambung Arief, IP adress itu bisa datang dari mana-mana. Sehingga hal itu sulit dilacak. Sejauh ini, pihaknya terus berupaya untuk menghalau peretasan tersebut.
Maka dari itu Arief juga tidak mau menuding negara-negara lain terlibat dalam peretasan ini.
"Kan ketahuan IP adressnya dari mana. Kan sudah ada kodenya itu, ini IP adress Indonesia, ini IP adress China, IP adress Rusia, IP adress Amerika," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: