Aksi ratusan massa namakan diri Komunitas Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi (KAMPAK) tadinya berjalan damai, namun suasana aksi sempat memanas saat massa mulai membakar alat peraga. Asap hitam mengepul di depan Gedung KPK.
Puluhan aparat Kepolisian yang berjaga langsung melakukan upaya preventif dengan memadamkan api dan meredam gerakan massa.
"KPK harus segera menangkap dan menetapkan Taufik Kurniawan sebagai tersangka, dia selain jadi Wakil Ketua DPR juga menjadi calo anggaran," tegas Koordinator Aksi, Agus Harta dari mobil komando.
Dalam kasus ini, KPK pernah melakukan pemeriksaan terhadap Taufik Kurniawan pada tanggal 5 September 2018.
Terkini, KPK juga sudah melakukan pencekalan perjalanan ke luar negeri terhadap Taufik mengingat keterangannya dibutuhkan dalam proses penyidikan kasus korupsi pengelolaan APBN untuk DAK Kabupaten Kebumen.
Dalam sidang perkara kasus dugaan korupsi atas nama terdakwa Khayub Muhammad Lutfi pada Rabu (4/7) lalu di PN Tipikor Semarang, Bupati Kebumen (nonaktif), Yahya Fuad menyebut Taufik menerima "pelicin" sebesar Rp3,7 miliar dari DAK untuk Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN 2016.
[nes]
BERITA TERKAIT: