Komisioner Bawaslu DKI Jakarta, Muhammad Jufri mengatakan, pihaknya telah bertindak cepat saat mendapat laporan kasus tersebut. Bawaslu DKI langsung mengerahkan tim untuk menemui pihak sekolah.
“Hari ini kita sudah mengirimkan tim untuk investigasi ke sana, apa benar ada kejadian itu di sana,†kata Jufri saat dikonfirmasi, Rabu (10/10).
Atasa alasan itu, Bawaslu DKI belum bisa memastikan apakah tindakan itu masuk dalam kampanye hitam.
“Saya belum bisa bilang, kita masih cek kebenarannya," tambah Jufri.
Jika Bawaslu benar menemukan adanya doktrin tersebut, maka oknum guru akan diberikan sanksi hukum yang tegas.
"Kalau benar begitu ada kejadian tersebut, kami akan tindak sesuai aturan hukum, nanti disampaikan lagi,†tutup Jufri.
[ian]
BERITA TERKAIT: