Data menunjukkan tingkat inklusi keuangan remaja telah mencapai 57,9 persen, sementara tingkat literasi keuangan masih berada di angka 51,7 persen.
Kesenjangan tersebut menjadi perhatian karena semakin banyak generasi muda yang telah menggunakan berbagai layanan keuangan, tetapi belum memiliki kemampuan yang cukup untuk mengelolanya secara aman dan bertanggung jawab. Kondisi ini dinilai meningkatkan kerentanan remaja terhadap berbagai risiko di era digital, termasuk judi online dan pinjaman ilegal.
Untuk memperkuat literasi keuangan generasi muda, Hanwha Life bersama Save the Children Indonesia meluncurkan program Future Plus Indonesia yang menyasar remaja usia 15 hingga 18 tahun. Program yang dijalankan di Jawa Barat ini melibatkan 600 siswa SMK, 50 mahasiswa mentor dari SBM ITB, serta dukungan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bappenas, dan Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH).
“Literasi keuangan bukan sekadar keterampilan teknis, ini adalah mekanisme perlindungan yang krusial bagi remaja di tengah ekonomi digital yang kian kompleks," ujar Senior Manager Inclusive Youth Empowerment and Urban Programming Save the Children Indonesia, Evie Woro Yulianti, dalam keterangannya dikutip Sabtu 13 Juni 2026.
"Melalui kemitraan dengan Hanwha Life ini, kami tidak hanya membagikan pengetahuan keuangan yang esensial, mulai dari penyusunan anggaran hingga praktik digital yang aman, tetapi juga membangun ketahanan yang diperlukan bagi generasi muda untuk menghadapi risiko dan mengamankan masa depan yang stabil bagi diri mereka sendiri serta komunitas mereka,” tambahnya,
Program tersebut mengusung metode pembelajaran digital interaktif yang dirancang sesuai dengan karakteristik remaja. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan pribadi, manajemen risiko, kebiasaan menabung, hingga pengenalan asuransi.
Executive Director and Head of Corporate Planning Division Hanwha Life Korea, Suk Hyun Lim, mengatakan peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Hanwha Life berkomitmen penuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia dengan memberdayakan aset terbesarnya, yaitu generasi muda. Future Plus Indonesia merupakan kontribusi kami terhadap Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLIK)," kata Suk Hyun Lim.
Melalui program ini, sebanyak 60 siswa akan dipersiapkan menjadi "Financial Champions" yang diharapkan dapat menularkan pengetahuan keuangan kepada rekan-rekan sebaya mereka, sehingga memperluas dampak edukasi keuangan di kalangan generasi muda.
BERITA TERKAIT: