Golkar Bantah Duit Korupsi PLTU-1 Riau Mengalir Ke Munaslub

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 28 Agustus 2018, 09:02 WIB
rmol news logo Partai Golkar dengan tegas membantah kabar tentang aliran korupsi pembangunan PLTU-1 Riau mengalir ke partai. Duit korupsi itu disebut digunakan Partai Golkar untuk mendanai musyawarah nasional luarbiasa (munaslub) tahun 2017, yang menghasilkan Ketua Umum  Airlangga Hartarto  sebagai ketua umum.

“Fee tidak ada kaitannya dengan fee PLTU 1 riau yang menyeret Eny Saragih sebagai tersangka kasus korupsi tersebut,” jelas Wakil Ketua Bakumham DPP Partai Golkar Muslim Jaya Butar Butar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/8).

Dia menyayangkan pernyataan kuasa hukum Eny Saragih, Fadli Nasution, yang menyebut bahwa fee PLTU-1 riau mengalir untuk munaslub Golkar. Dia meminta agar politisi PPP itu tidak sembarangan bicara tanpa ada bukti.

Sebab, semua bisa berdampak hukum yg serius dan Bakumham Golkar tidak segan-segan melaporkan Faldi ke bareskrim dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Wasekjen PPK Kosgoro 57 itu menjelaskan bahwa sumber dana munaslub telah dijabarkan oleh Ketua OC Agus Gumiwang Kartasasmita. Ada rincian penggunaan dana dan sudah dilaporkan secara transparan dan akuntabel.

“Ada juga tertera dari mana sumber dananya. Jadi jelas tidak ada sepeserpun sumber dana berasal dari Eny Saragih,” tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA