
Pendiri Partai Hanura Djafar Badjeber menyatakan agar dana partai diaudit agar terjadi transparasi terhadap penggunaannya. Dalam hal ini, mantan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto yang kini menjabat Menko Polhkam juga ikut bertanggung jawab.
“Urusan Pak Wiranto belum selesai sama kita. Kami didesak oleh dewan pendiri bahwa mereka minta dana atau uang partai ini supaya diaudit,†terang Djafar di Gedung City Tower, Jakarta, Jumat (6/7).
Dia menilai, Wiranto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Hanura masih harus bertanggung jawab terhadap penggunaan dana olehnya.
“Kami masih kesempatan belum kami audit. Kita perkirakan ratusan miliar uang partai harus dipertanggungjawabkan,†tegasnya.
Sementara menurut Ketua bidang Hukum dan HAM DPP Hanura, Dodi S Abdulkadir menyatakan sudah ada sanksi dari partai yang akan diberikan kepada Wiranto.
“Sangsinya tentunya Partai Hanura memiliki AD/ART peraturan organisasi yang tentunya akan dinilai oleh Mahkamah partai,†kata Dodi di tempat yang sama.
[fiq]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: