Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 13 Juni 2026, 23:14 WIB
Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah
Ilustrasi SPBU. (Foto: RMOL)
rmol news logo Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah bisa menimbulkan potensi menurunnya daya beli masyarakat, khususnya kelompok kelas menengah.

Sebab, kelompok kelas menengah jadi pihak yang paling rentan terdampak karena tidak memperoleh perlindungan seperti subsidi.

“Kelas menengah ini yang pasti berdampak. Kalau kelas menengah ke bawah masih ada subsidi, operasi pasar, dan lain sebagainya. Kelas menengah tidak mungkin mendapatkan itu,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, Budi S Kanang dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.

Tidak sampai di situ, lanjut Budi, pergerakan kurs yang melemah serta penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga bisa menambah tekanan terhadap ekonomi rumah tangga.

“Dampak daripada Dolar yang membumbung tinggi, IHSG yang merosot, ini juga menjadi beban rakyat. Kenyataannya akibat pelemahan rupiah, beberapa kebutuhan konsumsi harian masyarakat juga meningkat,” jelasnya.

Ia pun meminta pemerintah perlu melihat persoalan ini secara lebih komprehensif, tidak hanya dari sisi stabilitas makroekonomi, namun dampak nyata terhadap kemampuan belanja masyarakat.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA