Sebab, kelompok kelas menengah jadi pihak yang paling rentan terdampak karena tidak memperoleh perlindungan seperti subsidi.
“Kelas menengah ini yang pasti berdampak. Kalau kelas menengah ke bawah masih ada subsidi, operasi pasar, dan lain sebagainya. Kelas menengah tidak mungkin mendapatkan itu,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, Budi S Kanang dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.
Tidak sampai di situ, lanjut Budi, pergerakan kurs yang melemah serta penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga bisa menambah tekanan terhadap ekonomi rumah tangga.
“Dampak daripada Dolar yang membumbung tinggi, IHSG yang merosot, ini juga menjadi beban rakyat. Kenyataannya akibat pelemahan rupiah, beberapa kebutuhan konsumsi harian masyarakat juga meningkat,” jelasnya.
Ia pun meminta pemerintah perlu melihat persoalan ini secara lebih komprehensif, tidak hanya dari sisi stabilitas makroekonomi, namun dampak nyata terhadap kemampuan belanja masyarakat.
BERITA TERKAIT: