“Di Malaysia gaji pejabatnya malah dipotong 10 persen. Potongan itu untuk menutup beban utang negaranya, di Indonesia malah naik, ini anomali,†ucap Rachma di kampus UBK, Jakarta, (28/5).
Ia menjelaskan, utang Indonesia saat ini hampir mencapai Rp 5.000 triliun, sedangkan Malaysia hanya Rp 3.000 triliun. Namun di tengah banyaknya utang dan kondisi rakyat yang sedang sulit itu, ia melihat kehidupan pejabatnya justru menikmati gaji tinggi.
“Saya dengar dari beberapa orang, para pejabat gajinya tinggi, ini bagaiman,†ujarnya.
Padahal menurutnya, dari besarnya utang luar negeri yang dipinjam Indonesia juga untuk membayar gaji dan tunjangan pejabat.
“Kalau seperti ini terus kita jadi kontraproduktif,†sebutnya.
[fiq]
BERITA TERKAIT: