Amerika yang mengklaim Yerusalem sebagai ibukota dari Israel kalah telak dan hanya didukung oleh negara-negara kecil.
Hanya ada sembilan negara yang mendukung AS mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel. Sementara 128 negara menentang dan 35 negara lain abstain.
Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam kicauannya di akun
Twitter @fahrihamzah, Minggu (24/12).
"Semoga kekalahan Amerika dalam membela agenda Zionis Israel akan menjadi awal musnahnya semua agenda busuk Barat selama ini," harapnya.
Menurutnya, zionisme adalah kemunafikan yang paling kentara. Ini lantaran perampasan hak dilegalkan dan dicarikan dasar yang paling ilmiah.
"Bahkan kemerdekaan dari penjajahan yang menjadi sebab lahirnya PBB justru dikecualikan dari aksi Zionisme Israel," sambungnya.
Atas dasar tersebut, Fahri mengaku bahagia melihat kekalahan Amerika tersebut. Dia berharap, kekalahan AS itu bisa menjadi pertanda terbitnya tata dunia yang lebih baik.
"Semoga mereka tidak saja tumbang di Perserikatan bangsa bangsa tetapi di seluruh dunia," tutupnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: