Menurutnya, hampir seluruh pengurus DPP, DPD juga organisasi sayap Golkar telah satu suara mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketum menggantikan Setya Novanto.
"DPD Partai Golkar 34 provinsi kemudian ormas ada sembilan, kemudian lain-lain ada dewan pembina, dewan pakar, dewan kehormatan semua sudah mendukung," kata Idrus di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Minggu (17/12).
Walaupun saat pelaksanaan munaslub tidak dimungkinkan dibuka kembali pendaftaran calon Ketua Umum, namun Idrus beranggapan siapapun yang mendaftar akan sia-sia.
"Saya punya keyakinan orang yang bisa membaca realitas politik, bisa baca peta politik, bisa baca peta pemilih, saya punya keyakinan tidak maju," bebernya.
"Jadi ngapain kita ramai-ramai padahal kita sudah tahu. Sudah jelas ini barang dan arahnya sudah jelas, kesepakatan sudah jelas," Idrus mengingatkan.
Airlangga terpilih sebagai ketua umum berdasarkan rapat pleno DPP Golkar pada 13 Desember lalu. Dia menggantikan Novanto yang telah menjadi terdakwa pada kasus korupsi KTP elektronik.
Munaslub yang digelar 18-20 Desember di Jakarta Convention Center mengagendakan pengukuhan ketua umum baru sekaligus pembentukan pengurus DPP, DPD, dan para ketua dewan sampai periode 2019.
[wah]
BERITA TERKAIT: