Demokrat: Presiden Harus Turun Tangan Hadapi Pelemahan KPK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 11 September 2017, 03:53 WIB
Demokrat: Presiden Harus Turun Tangan Hadapi Pelemahan KPK
Didi Irawadi/Net
rmol news logo Rangkaian upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian ramai akhir-akhir ini. Bahkan teranyar, anggota Pansus KPK dari Fraksi PDIP Henry Yosodiningrat mengusulkan pembekuan KPK.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menilai bahwa cara menyelesaikan upaya pelemahan KPK itu cuma satu, yaitu Presiden Joko Widodo harus turun tangan langsung mencari solusi.

"Presiden harus turun tangan cari solusi agar hal ini tidak berlarut-larut, sehingga akhirnya penegakan hukum terhadap korupsi menjadi lemah bahkan bisa benar-benar bubar," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (10/9).

Menurutnya, Presiden Jokowi sebagai kepala negara sangat berkompeten mengambil peran dan tidak melakukan pembiaran.

Terlebih, janji Jokowi dalam kampanye 2014 jelas dan clear akan mendukung segala upaya penegakan hukum.

"Kami mengingatkan Presiden Jokowi agar komitmen dengan janji tersebut. Kalau penegakan hukum terhadap korupsi begini terus. Lalu, kapan kita akan bisa memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa?" pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA