Begitu dikatakan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin di kantor Center for Dialouge Cooperation among Civilisation (CDCC), Jalan Brawijaya 8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/9).
Din berbicara dalam kapasitasnya sebagai tokoh lintas agama yang tegabung dalam Inter Religion Council (IRC). Selain Din, hadir juga Anwar Abbas (MUI), Philip Wijaya (Budha), Nyoman Udayana (Hindu) dan Uung Sendana (Konghucu) dalam acara itu.
"Kekerasan tersebut jelas tidak sesuai dengan ajaran manapun khsusnya Islam dan Buddha yang mengajarkan kasih sayang, kerukunan dan perdamaian antar sesama," jelas Din.
IRC, kata dia, mendukung penuh upaya Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan komunikasi dengan Pemerintah Myanmar guna mencari solusi terbaik, seperti melalui aksi kemanusiaan atau menempuh langkah-langkah perdamaian.
"Kami juga mendesak, ASEAN, OKI dan PBB agar melakukan langkah cepat, tepat dan efektif agar menghentikan tindak kekerasan untuk menciptakan perdamaian abadi," tegas Din yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.
[sam]
BERITA TERKAIT: