Bahtiar Effendy: Segera Evaluasi Kebijakan Diplomasi Sunyi Untuk Myanmar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 01 September 2017, 22:02 WIB
Bahtiar Effendy: Segera Evaluasi Kebijakan Diplomasi Sunyi Untuk Myanmar
Effendy/net
rmol news logo Pemerintah harus segera mengevaluasi kebijakan diplomasi sunyi (nonmegaphone diplomacy) yang selama ini diterapkan kepada Myanmar.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bahtiar Effendy melalui keterangan tertulis, Jumat (1/9).

"Karena terbukti tidak berhasil mendesak Myanmar mengakhiri berbagai praktik genosida terhadap etnis Rohingya," tegas Bahtiar.

Pemerintah Indonesia harus menyediakan sebuah kawasan atau daerah sebagai tempat menampung sementara pengungsi Rohingya, Myanmar.

"Penyediaan daerah penampungan ini seperti yang pernah dilakukan terhadap pengungsi perang Vietnam di Pulau Galang beberapa dekade lalu," kata Bachtiar.

Menurut Bahtiar, penghargaan Nobel Perdamaian bagi Aung San Suu Kyi, salah seorang pemimpin terkemuka Myanmar juga perlu dicabut. Sebab, alih-alih menunjukkan kesungguhan untuk mengakhiri tragedi kemanusiaan di Myanmar, Aung Suu malah memperburuk keadaan.[san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA