SBY Dan Mega Diharapkan Tak Berantem Lagi, PKS Usul Presidential Club Dibentuk

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 20 Agustus 2017, 05:02 WIB
SBY Dan Mega Diharapkan Tak Berantem Lagi, PKS Usul Presidential Club Dibentuk
SBY-Mega/net
rmol news logo Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menganggap pertemuan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono merupakan momentum baik untuk konsolidasi.

"Kita tentu gembira ketika pemimpin rukun, guyub. Tapi jangan pernah habis salaman, habis itu berantem lagi," ujar Mardani kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (19/8).

Pertemuan ini kata Mardani diharapkan membuat hati Presiden Joko Widodo tergerak menginisiasi pembentukan Presidential Club atau kelompok yang berisi mantan pucuk pimpinan di Indonesia.

Usul tersebut sebagaimana tradisi yang dilakukan di Amerika Serikat ketika para mantan pemimpinnya membuat perkumpulan untuk bertukar pikiran. Pertemuan semacam presidential club diyakini Mardani akan mencairkan hubungan mereka yang sempat membeku bertahun-tahun.

"Ayo kita kumpul di Presidential Club, Bu Mega pasti punya pengalaman yang mahal, SBY punya pengalaman yang mahal, Pak Habibi, Pak JK juga. Nah, berikan itu kepada pak Jokowi," ujar Mardani.

Mardani mengatakan, para mantan presiden itu bisa bertukar pikiran dan memberi masukan kepada Jokowi dan Jusuf Kalla mengenai pemerintahan tanpa bermaksud mengintervensi. Pertemuan pun bisa dibuat secara berkala sambil duduk santai.

"Kemarin kan cukup mahal, berapa ratus orang (undangan). Nanti buat saja pertemuan minum teh, bareng-bareng. Nanti ini akan mendinginkan suasana politik," demikian Mardani.[san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA