Hal itu sebagaimana diutarakan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (18/8).
"Kalau itu (koalisi) kita serahkan kepada keputusan partai demokrat. Kami tidak mungkin masuk ke yuridiksi partai politik lain. Hal itu kita serahkan ke Demokrat," jelasnya.
Sebagai partai nasionalis, lanjut Basarah, PDIP selalu terbuka dalam melakukan kerja sama politik.
"Sepanjang kerja sama politik itu diikat dengan kesamaan ideologi-ideologi Parpol yang kuat dan satu tujuan bangsa Indonesia yang sesuai dengan pembukaan UUD kita," jelasnya.
Basarah menilai, pertemuan kemarin merupakan langkah awal yang baik untuk kancah politik ke depan. Untuk itu, katanya semua pihak harus mensyukuri langkah strategis yang sudah diambil oleh Presiden Joko Widodo yang sudah mengkapitalisasi semua pimpinan bangsa untuk menyatu.
"Sehingga kemudian dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi ini, bangsa Indonesia siap menghadapi ancaman apapun yang dapat menganggu eksisetensi negara Pancasila kita ini," imbuhnya.
Dipergetas apakah ke depan, perlu ada pertemuan serupa secara berkala, Basarah menjawab diplomatis.
"Kita lihat urgensinya nanti. Karena karakter pemimpin bangsa kita bersatu melihat ancaman di depan kita nyata, saya kira pertemuan itu tidak selalu sulit," ujarnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: