Terakhir disampaikan Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi, Djarot Saiful Hidayat. Ia meminta saat melakukan safari politik pada Juni 2026 ini, Jokowi menunjukkan ijazah aslinya.
“Silakan aja beliau keliling ke mana pun bebas. Tapi beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan supaya masyarakat betul-betul yakin bahwa ijazahnya itu asli,” kata Djarot kepada wartawan, Sabtu 30 Mei 2026.
Merespons hal itu, peneliti media dan politik Buni Yani menegaskan, apabila Jokowi tidak menunjukkan ijazah aslinya, maka rakyat yakin ijazahnya adalah palsu.
"Selama Jokowi tidak mampu secara sukarela menunjukkan ijazahnya, selama itu rakyat yakin ijazahnya palsu. Termul jangan bungul. Tak ada yang bikin fitnah atau gibah," kata Buni Yani, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Senin 1 Juni 2026.
Unggahan tersebut mendapat dukungan banyak warganet.
"Aku iiiyyeeeeess dgn postingan ini," kata Awwaludin Romadlon.
"Sebaiknya kita berhenti bicara ijazah tsb, kalau dia punya pasti sudah ditunjukkan dari semula," sambung Haposan Manurung.
BERITA TERKAIT: