PKS beralasan, program yang menghabiskan dana sekitar Rp 90 miliar di tahun 2017 itu dinilai hanya memboroskan anggaran dan tidak berdampak signifikan terhadap penurunan angka kecelakaan saat mudik.
Hal itu sebagaimana ditegaskan politisi PKS Sigit Sosiantomo dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (8/6).
"Pemudik dengan sepeda motor kini justru semakin meningkat setiap tahun dan memadati jalur-jalur mudik," ujar wakil ketua Komisi V DPR RI itu.
Dijelaskan Sigit bahwa program mudik gratis yang digelar pemerintah dan menelan anggaran hampir 100 miliar ini tidak mampu mengurangi jumlah pengguna sepeda motor. Dari jumlah pemudik dengan sepeda motor yang diprediksi sebanyak 6,07 juta, hanya 44.721 motor yang diangkut (0,7 persen). Artinya masih ada 99,3 persen atau 6 juta lebih motor yang akan memadati jalur mudik.
"Sangat disayangkan dana sebesar Rp 90 miliar ini tidak akan berdampak langsung pada penurunan angka kecelakaan yang disebabkan oleh sepeda motor karena masih 99 persen motor menggunakan jalur mudik. Karena itu, efektivitas program ini harus ditinjau ulang. Jangan hanya menjadi proyek yang menghabiskan dana saja tapi tidak ada manfaatnya dan disisi lain membuat operator bus umum kehilangan penumpangnya," pungkasnya.
Tahun ini Kemenhub dan BUMN kembali menggelar program angkutan sepeda motor dan mudik gratis. Untuk mengangkut 44.721 sepeda motor dan 208.435 penumpang pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 90 miliar. Jumlah sepeda motor dan penumpang yang diangkut tahun ini cukup signifikan yaitu naik 57 persen untuk jumlah penumpang dan naik 155 persen untuk jumlah sepeda motor
Untuk moda darat, sepeda motor yang akan diangkut sejumlah 3.510 dan 54.900 penumpang. Sepeda motor tersebut akan diangkut dengan menggunakan 77 truk, sedangkan penumpangnya akan diangkut menggunakan 1.220 bus.
Untuk moda penyeberangan, akan dilayani oleh 2 ferry yaitu KMP Jatra Tiga dengan tujuan Lampung dan KMP Sebuku dengan tujuan Semarang. Jumlah sepeda motor yang akan diangkut oleh 2 ferry tersebut 5.000 dan 10.000 penumpang.
Sedangkan moda laut, akan dilayani oeh 3 kapal Ro-Ro menuju Semarang yang akan mengangkut 16.000 sepeda motor dan 32.000 penumpang. Selain itu, moda kereta api akan mengangkut sejumlah 18.096 sepeda motor.
[ian]
BERITA TERKAIT: