Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, program ini dirancang untuk mendukung kelancaran arus mudik melalui penyediaan transportasi yang aman, nyaman, dan terorganisir.
Pada tahun ini, TelkomGroup menyediakan 27 armada bus ramah lingkungan dan 3 rute kapal laut yang akan mengantarkan sekitar 1.700 pemudik ke berbagai kota tujuan. Program ini tidak dipungut biaya dan terbuka bagi masyarakat yang telah memenuhi persyaratan serta melakukan pendaftaran melalui kanal resmi yang disediakan.
VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Selain menghadirkan kemudahan bagi masyarakat, penggunaan armada bus ramah lingkungan dalam program ini juga menjadi langkah nyata TelkomGroup dalam mendorong perjalanan yang lebih efisien, rendah emisi, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan perusahaan,” kata Andri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.
“Kami berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat sosial bagi para peserta, tetapi juga menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Program Mudik Bersama TelkomGroup 2026 melayani sejumlah rute tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra, antara lain:
• Jakarta - Surabaya - Malang
• Jakarta - Magelang - Sleman - Yogyakarta - Wonosari
• Jakarta - Semarang
• Jakarta - Yogyakarta
• Jakarta - Ponorogo
• Jakarta - Malang
• Jakarta - Lampung
• Jakarta - Palembang
• Jakarta - Tasikmalaya
Keberangkatan peserta dijadwalkan pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan titik terpusat di Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan. Informasi detail terkait waktu kehadiran serta teknis keberangkatan akan disampaikan secara langsung kepada peserta yang telah terverifikasi.
Pendaftaran Mudik Bersama TelkomGroup 2026 dibuka mulai 3 Februari 2026 melalui laman resmi
https://mudik2026.telkomgroup.id/. Mengingat kapasitas terbatas, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pendaftaran setelah portal resmi dibuka guna memastikan ketersediaan kuota keberangkatan.
BERITA TERKAIT: