Kritik ini dikemukakan anggota DPR dari Fraksil Gerindra, Gerindra Hairul Saleh saat pembukaan Sidang Paripurna di ruang sidang Nusantara II, Senayan, Kamis (18/5).
"Saya kira anggota dewan tidak konsisten dalam melaksanakan UU terkait pelaksaaan reses yang berjalan sia-sia" ujarnya.
Menurut dia, reses menjadi sia-sia karena tidak pernah ada tindak lanjutnya. Banyak sekali aspirasi dan keinginan masyarakat yang diterima anggota dewan selama reses, tetapi hasilnya nihil ketika sampai dalam pembahasan rapat.
"Kita sebenarnya memiliki jalan yang besar untuk menindaklanjuti aspirasi yang banyak diterima dari pelaksanaan reses. Tapi semuanya mentah ketika pelaksanaan sidang dan tidak ada hasil yang baik," tambahnya.
Untuk itu hemat dia, masa reses ditiadakan saja jika para wakil rakyat masih saja tidak konsisten menjalankan perintah UU.
"Reses harus ditiadakan karena tidak ada tindak lanjut." pungkasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: