Di hadapan lautan massa buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026, Prabowo secara terbuka mendesak DPR RI bersama jajaran pemerintah segera menuntaskan pembahasan RUU Ketenagakerjaan pada tahun ini.
“Saya juga telah memberi instruksi kepada menteri ketenagakerjaan, dan menteri hukum untuk segera bersama DPR RI selesaikan RUU Ketenagakerjaan. Kalau bisa tahun ini juga harus selesai dan UU itu harus berpihak kepada kaum buruh," kata Prabowo.
Menurutnya, negara harus memastikan setiap produk hukum menjadi instrumen keadilan sosial, bukan sekadar perangkat administratif.
“Kita berharap UU kita selalu akan menjamin keadilan untuk seluruh rakyat indonesia," tegasnya.
Presiden Partai Buruh Said Iqbal di acara yang sama, mengapresiasi pengesahan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) sebagai pencapaian monumental setelah perjuangan selama 22 tahun.
Namun, dia menegaskan agenda besar buruh belum selesai dan berharap pembahasan UU Ketenagakerjaan yang lebih komprehensif dapat dirampungkan sebelum May Day tahun depan.
“Mudah-mudahan di May Day tahun depan UU Ketenagakerjaan sudah disahkan dan melindungi kaum buruh di seluruh Indonesia,” ucap Said Iqbal.
BERITA TERKAIT: