"Kemarin (Rabu, 17/5) terjadi insiden meledaknya salah satu alutsista kita dalam latihan Pasukan Reaksi Cepat (PRC) di Natuna yang menggugurkan empat prajurit serta tiga prajurit luka berat dan tiga prajurit luka ringan," ujar Wakil Ketua Komisi I, TB Hasanuddin jelang pembukaan Sidang Paripurna ke-25, Senayan, Jakarta, Kamis (18/5).
Ia prihatin dan mendesak agar dilakukan investigasi atas insiden tersebut. Pasalnya, jelas TB, alutsista yang meledak dalam latihan PRC itu masih tergolong baru.
"Tanpa mengurangi rasa hormat, parlemen meminta segera dilakukan investigasi atas insiden tersebut. Alat tersebut kan (baru) dibeli tahun 2008 dari produk China. Saya kira itu masih baru." pungkasnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: