"Solidaritas adalah kekuatan utama PSI. Pidato Presiden Jokowi sangat menyatu dengan kekuatan utama PSI, yang intinya adalah jangan menganggu NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," jelas Grace Natalie dalam keterangannya (Rabu, 17/5).
Grace sendiri menambahkan, gesekan-gesekan yang terjadi akhir-akhir ini hendaknya segera diakhiri. Karena kita semua tak ingin terjadi perpecahan.
"Mari kita sama-sama menjaga persatuan, menebar kebajikan, dan menguatkan kembali solidaritas kita sebagai putra dan putri bangsa untuk kemajuan Indonesia, bukan perpecahan bangsa," tandasnya.
Kemarin usai menerima sejumlah tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Jokowi mengajak semua rakyat Indonesia untuk tidak saling menjelekan.
"Karena kita ini adalah saudara. Jangan saling memfitnah. Karena kita ini adalah bersaudara. Jangan saling menolak. Karena kita ini adalah saudara. Jangan kita saling mendemo. Habis energi kita untuk hal-hal yang tidak produktif seperti itu," ucapnya.
Selain itu Jokowi juga menegaskan bahwa kebebasan harus sejalan dengan koridor hukum. Harus sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Harus berada dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Tokoh yang hadir tersebut perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Konferensi Wali Gereja Indonesia, Persekutuan Gereja Indonesia, perwakilan umat Buddha Indonesia, dari Hindu Dharma Indonesia dan majelis tinggi Konghucu Indonesia.
[wah]
BERITA TERKAIT: