Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pencoblosan dilakukan di gedung lama KPK. Pihaknya juga telah bekerja sama dengan panitia pemilihan Kecamatan Karet, Setia Budi untuk menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi para tahanan yang memiliki kartu identitas (KTP) DKI Jakarta.
"KPK koordinasi dengan TPS 19 Karet‎ untuk penyelenggaraan pencoblosan para tahanan KPK," ujarnya di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta (Selasa, 18/4).
Lebih lanjut, Febri menjelaskan, dari 13 tahanan yang memiliki hak pilih, baru satu tahanan yang telah mengembalikan formulir untuk melakukan pencoblosan di Gedung KPK. Meski demikian, hingga saat ini pihaknya terus berkordinasi dengan pihak keluarga tahanan.
"Kami masih menunggu sampai sore ini penyerahan formulir untuk memilih dari pihak keluarga," imbuhnya.
Dalam putaran pertama lalu, KPK juga memberikan fasilitas bagi tahanan yang memiliki hak suara di Pilkada DKI. Mereka yang ikut nyoblos pada 15 Februari lalu adalah Andi Zulkarnaen Mallarangeng atau Choel Mallarangeng, mantan Ketua Komisi D DPRD DKI M. Sanusi, mantan anggota Komisi V DPR RI Andi Taufan Tiro, Dirut PT Merial Esa yang juga suami artis Inneke Koesherawati Fahmi Dharmawansyah, dan M Adami Okta yang merupakan anak buah Fahmi.
Kemudian Dirut CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman serta Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia R. Rajamohanan Nair.
[wah]
BERITA TERKAIT: