Sikap yang dipilih Lulung berbeda dengan garis politiknya di PPP yang menyatakan mendukung pasangan petahana Ahok-Djarot. Lulung bahkan resmi dipecat oleh Ketua Umum Djan Faridz karena perbedaan pilihan politik itu.
Haji Lulung mengaku tidak mempermaslahkan pemecatan itu karena beranggapan tindakanna telah mencerminkan keberpihakan kepada umat Islam di Jakarta.
Namun begitu, ia tidak serta merta beralih ke PPP Romahurmuzy. Alasannya, karena Romi belum menentukan sikap di putaran kedua Pilgub DKI.
"Setelah putaran kedua, PPP yang dipimpin Romi sampai hari ini tidak menyatakan sikap mendukung siapa, bahkan beliau mengatakan netral," jelasnya seperti diberitakan
RMOLJakarta.comMenurutnya sikap netral yang ditunjukkan Romi sama saja dengan dukungan Djan Faridz ke Ahok-Djarot, yaitu keduanya sama-sama tidak berpihak kepada umat Islam Jakarta yang sudah membesarkan PPP.
"Artinya netral, menurut kami tidak lagi membela umat atau konstituen yang telah membesarkan partai," ucap Lulung.
[ian]
BERITA TERKAIT: