Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa dalam agenda tersebut Presiden akan berdialog secara langsung dengan ribuan rektor dan guru besar terkait peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda besar nasional.
"Kurang lebih 1.200 guru besar yang hari ini akan berdiskusi bersama dengan Bapak Presiden. Betul-betul kita ingin menjadikan pendidikan, karena memang kita pahami pendidikan adalah salah satu fondasi dan faktor kunci," ujarnya kepada awak media.
Prasetyo mengungkapkan sejumlah pembahasan konkret yang akan disampaikan Presiden kepada para rektor dan guru besar, termasuk persoalan krusial di sektor kesehatan dan pendidikan tinggi.
“Misalnya berkenaan dengan bagaimana kita mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter kita, yang berdasarkan data kita masih kekurangan hampir di atas 100 ribuan,” paparnya.
Selain itu, Presiden juga bakal menyoroti peningkatan kualitas universitas, mulai dari kualitas dosen, sarana dan prasarana, hingga beban operasional perguruan tinggi.
Ia menambahkan, pemerintah tengah mencari skema agar perguruan tinggi dapat berkembang dan berkualitas tanpa membebani masyarakat secara finansial.
“Karena kita menyadari bahwa sesungguhnya amanat konstitusi, kita harus mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan salah satunya ya melalui pendidikan di tingkat universitas,” pungkas Mensesneg.
BERITA TERKAIT: