Hal ini disampaikan pengacara Roy Suryo cs, Refly Harun saat membacakan percakapan antara Eggi Sudjana dengan Benny Parapat di aplikasi pesan WhatsApp yang dibacakan dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Babak Baru, Tudingan ‘Orang Besar’ Ijazah Jokowi di
iNews, dikutip Rabu 14 Januari 2026.
"Demi Allah BES (Bang Eggi Sudjana) menolaknya (minta maaf), hingga gagal lah deal tersebut," kata kata Refly saat membacakan isi pesan WhatsApp.
Deal yang dimaksud adalah Jokowi menjanjikan proyek triliunan asal Eggi Sudjana mau meminta maaf atas kegaduhan ijazah palsu.
Dalam pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, lanjut Refly, ada dua orang saksi yakni polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi.
"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly membacakan isi pesan.
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis menolak minta maaf dalam pertemuan tersebut, karena hingga detik ini Jokowi tidak memiliki ijazah asli.
"Terutama ijazah SMA. Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," kata Refly membacakan isi pesan.
BERITA TERKAIT: