LSI Ungkap Empat Penyebab Elektabilitas Ahok Terus Merosot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 04 Oktober 2016, 14:58 WIB
rmol news logo Tingkat elektabilitas dan kesukaan terhadap petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terus mengalami penurunan hingga Oktober 2016.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfarabie mengungkap ada empat isu yang membuat tren penurunan terhadap Ahok.

"Pertama isu kebijakan Ahok, seperti penggusuran di Kampung Pulo, Kalijodo, Pasar Ikan, Kampung Luar Batang, dan termasuk reklamasi yang sekarang di proses di pengadilan berpengaruh pada elektabilitas dan tingkat kesukaan kepada Ahok," ujarnya saat memaparkan hasil survei bertajuk 'Ahok Potensial Kalah? Agus Harimurti Yudhoyono Kuda Hitam' di Kantor LSI, Jalan Pemuda No 70, Rawamangun, Jakarta, Selasa (4/10).

Selain itu, isu personality juga turut andil menurunkan tren Ahok‎. Karakter Ahok yang kasar dengan memaki pegawai di hadapan publik, sifat congkaknya, dan inkonsistensi dalam memilih kendaraan di Pilgub DKI menjadi penyumbang besar tren elektabilitas dan kesukaan warga terhadap Ahok.

Sementara, isu ketiga adalah isu primodial. Disebutkan Adjie bahwa lebih dari 40 persen warga DKl masih belum bersedia dipimpin ole‎h pemimpin non muslim. Sedangkan sebagian besar lain penduduk DKI mengalami phobia jika Ahok menang, maka perekonomian akan dikuasai dari kalangan nonpribumi.

"Sementara yang keempat adalah adanya calon alternatif yang fresh. Sosok Anies Baswedan bisa mengimbangi Ahok di kalangan menengah atas, Agus Yudhoyono bisa imbangi Ahok di kalangan menengah bawah," pungkasnya.[wid]



Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA