Parpol Harus Tanggung Jawab Kalau Ada Cagub DKI Yang Loncat Ke Pilpres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 01 Oktober 2016, 14:52 WIB
Parpol Harus Tanggung Jawab Kalau Ada Cagub DKI Yang Loncat Ke Pilpres
Siti Zuhro/Net
rmol news logo . Masyarakat ibukota diingatkan agar tidak memilih calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang menggunakan momentum Pilkada DKI 2017 sebagai batu loncatan untuk maju di Pilpres 2019.

"Jangan dipilih orang yang akan lompat-lompat, apalagi nanti (lompat) ikut pemilu nasional dan sebagainya, jangan dipilih," kata pengamat politik LIPI Siti Zuhro dalam diskusi bertajuk 'Adu Strategi di Tanah Betawi' di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (1/10).

Sementara jika dilihat dari tiga pasangan calon yang ‎beredar, lanjutnya, maka tidak ada calon gubernur yang berasal dari kader partai. Untuk itu, ia menekankan kepada partai politik pengusung masing-masing pasangan calon untuk mempertanggungjawabkan pencalonan ini.

Sehingga, tidak ada cagub yang menjadikan ajang Pilkada DKI sebagai batu loncatan untuk melaju ke arena Pilpres seperti yang pernah dilakukan Presiden Joko Widodo.

"Pak Ahok, Pak Anies, dan Pak Agus, tiga-tiganya bukan kader. Karenanya ini kontestasinya betul-betul bukan mudah, harus bisa dipertanggungjawabkan oleh parpol pengusunya," tandas wanita yang akrab disapa Wiwiek itu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA