Politikus Gerindra Minta TNI AU Dan Warga Sari Rejo Medan Sama-Sama Menahan Diri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 16 Agustus 2016, 06:27 WIB
rmol news logo . Bentrokan antara warga dengan prajurit TNI AU terkait sengketa tanah di Kelurahan Sari Rejo Medan, Sumatera Utara sangat disesalkan.

Apalagi bentrokan ini menimbulkan korban dari beberapa warga dan wartawan yang meliput kejadian itu.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Gerindra, A Riza Patria, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sealsa, 16/8).

"Sebenarnya masalah Sari Rejo sudah dimediasi oleh Komisi II melalui Rapat Dengar Pendapat yang menghadirkan pihak TNI dan warga. Dari pertemuan itu kedua belah pihak diminta menahan diri sementara," kata A Riza Patria.

Riza berharap kedua belah pihak baik TNI AU maupun warga diharapkan bisa menahan diri, sehingga bisa mengindari situasi yang makin memanas. Komisi II pun akan segera mengadakan kunjungan spesifik ke Sari Rejo, Medan, untuk melakukan investigasi atas kejadian ini.

"Segera, akan dijadwalkan kujungan spesifik dari komisi II. Untuk mencari jalan keluar dari kasus sengketa tanah ini," demikian A Riza. [ysa]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA