Padahal wilayah Indonesia timur penuh dengan potensi-potensi alam dan bahari yang mampu mewujudkan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia.
Menurut Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas wilayah Indonesia timur yang terdiri atas kepulauan terdapat potensi kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan daerah, seperti di bidang pariwisata, perikanan, ataupun jalur transportasi laut.
"Pemerintah harus lebih memfokuskan dalam pembangunan di wilayah Indonesia timur sebagai bagian dari poros maritim Indonesia. Berbagai potensi di wilayah Indonesia timur akan tergali jika didukung dengan adanya pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, fasilitas, dan peningkatan pendidikan untuk dapat mencetak sumber daya manusia sebagai bibit daerah yang mampu mengembangkan potensi kekayaan di wilayah Indonesia Timur," ujarnya dalam acara Rapat Konsolidasi Aspirasi Daerah DPD RI untuk penyerapan aspirasi daerah di Swiss-Belhotel, Ambon hari Senin (11/10)
Menurut senator Yogyakarta itu, Provinsi Maluku adalah salah satu wilayah di Indonesia timur yang harus diprioritaskan dalam agenda pembangunan nasional oleh pemerintah. Provinsi Maluku dianggap sebagai salah satu wilayah kepulauan yang memiliki potensi kekayaan bahari yang harus segera dilakukan pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.
Provinsi Maluku dianggap mempunyai potensi kekayaan bahari yang sangat besar, hanya saja karena belum meratanya pembangunan, kekayaan tersebut kurang optimal untuk dimanfaatkan. Akibatnya, di Maluku banyak masyarakat yang masuk dalam kategori miskin.
"DPD selalu berteriak, siapapun presidennya, yang akan berhasil adalah yang memperhatikan pembangunan di Indonesia timur. Sebenarnya banyak masyarakat dengan kategori miskin di daerah Indonesia timur yang memiliki potensi kekayaan alam yang tinggi di daerah tersebut, hanya saja belum bisa dioptimalkan karena belum tersentuhnya pembangunan yang menyeluruh," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: