Sebagian pihak menilai, status bencana ini belum ditingkatkan menjadi bencana nasional lantaran anggota dewan yang berasal dari wilayah terdampak tidak menyuarakan aspirasi rakyatnya. Salah satunya para wakil rakyat asal Jambi yang hanya diam di Senayan.
Atas alasan itu pula, Sekretaris Nasional (Seknas) Serikat Boemi Poetera Abdullah Rasyid mendesak kepada ketua umum partai politik untuk mencopot 7 anggota DPR RI dari dapil Jambi. Desakan juga disampaikan kepada 4 anggota DPD asal Jambi untu segera mengundurkan diri.
"Ini karena mereka tidak mampu menyuarakan darurat asap di tingkat nasional. Padahal asap telah melumpuhkan semua sektor kehidupan masyarakat Jambi. Asap telah memakan korban manusia, lumpuhnya Bandara Sultan Taha selama 3 bulan, kekeringan air minum masyarakat, gagal panen, dan dampak penyakit ISPA," ujar Abdullah Rasyid dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (12/10).
Sementara itu, Ketua Yayasan Pusat Advokasi Lingkungan dan Masyarakat Yun Ilman mendorong warga Jambi agar kompak mendukung gerakan mencopot wakil rakyat yang tidak merakyat tersebut.
"Semoga semua masyarakat Jambi menginginkan hal yang sama, bersikap atas ketidakpedulian wakil rakyat dan wakil daerah asal Jambi," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: