Demikian disampaikan anggota DPRD Jawa Barat daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok, Waras Wasisto. Waras menyampaikan anggaran reses ini secara terbuka di hadapan konstituennya saat menggelar reses I di kantor DPC PDIP Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur.
"Satu titik Rp 10 juta, dipotong pajak dan pendamping bisa tinggal 7 juta. Tujuh dikali lima berarti Rp 35 juta," ujar Waras yang juga kandidat calon Ketua DPD PDIP Jabar ini.
Anggaran sebesar itu, menurutnya, murni sepenuhnya untuk masyarakat. Bahkan untuk satu kali masa reses dirinya bisa merogoh uang hingga puluhan juta dari saku pribadinya.
"Semua saya kembalikan lagi untuk rakyat, seperak saya gak ambil. Malah saya harus nambahin setiap kali turun," jelasnya.
Selain membuka soal anggaran reses, Waras juga menyampaikan program pembangunan Pemprov Jawa Barat. Ia meminta kepada konstituen untuk membuat proposal program, dengan catatan jangan sampai fiktif dan wajib diketahui aparat kelurahan setempat.
Dijelaskan olehnya, saat ini sudah ada beberapa proposal yang masuk. Kota Depok misalnya sudah 60 lebih proposal warga. Sedangkan Kota Bekasi baru sekitar 19 proposal.
Dalam reses Senin malam (23/2) yang dihadiri lebih dari 100 orang tersebut, warga terlihat sangat antusias. Terlihat dengan banyaknya peserta reses yang melontarkan pertanyaan. Waras yang juga ikut maju dalam pencalonan ketua DPD PDIP ini, mengaku siap mengemban amanat partai bila memang dipercaya.
"Apapun keputusan ketua umum partai, saya akan tunduk dan taat kepada keputusan tersebut," demikian Waras.
[rus]
BERITA TERKAIT: