Ketua Umum KASBI, Nining Elitos, menegaskan bahwa aksi tersebut akan membawa berbagai tuntutan buruh dan rakyat.
“Lawan kapitalisme, imperialisme, militerisme. Wujudkan kerja layak, upah layak, hidup layak dengan menghapus sistem kerja kontrak, alih daya (outsourcing), dan magang,” tegas Nining kepada
RMOL di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Ia juga menuntut pemerintah dan DPR segera melahirkan undang-undang yang berpihak kepada buruh serta menghentikan penggusuran tanah rakyat.
“Pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat, hentikan PHK semena-mena, serta hentikan teror dan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat,” kata Nining.
Selain itu, KASBI, kata Nining, mendesak perlindungan bagi buruh migran dan pekerja rumah tangga, serta meminta pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.
“Lindungi buruh migran dan pekerja rumah tangga, turunkan harga kebutuhan pokok, nasionalisasi aset strategis nasional untuk kepentingan rakyat,” tegasnya lagi.
Dalam tuntutan lainnya, KASBI juga menyoroti isu kekerasan terhadap perempuan.
“Hentikan kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: