Penurunan Harga BBM Cuma Akrobatik Jokowi-JK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 06 Januari 2015, 13:36 WIB
Penurunan Harga BBM Cuma Akrobatik Jokowi-JK
joko widodo dan jusuf kalla/net
rmol news logo Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di awal tahun baru 2015 merupakan langkah akrobatik pemerintah Jokowi-JK yang menaikkan kemudian menurunkan harga sesuka hati.

"Sekarang ini hanya akrobat saja, dinaikkan lalu diturunkan, jadi seolah-olah sudah turun," ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 6/1).

Jika pemerintah Jokowi-JK benar menurunkan harga BBM subsidi maka seharusnya harga BBM subsidi itu harus lebih rendah dari harga sebelum dinaikkan. Dengan kata lain harga BBM subsidi saat ini harus di bawah Rp 6.500.

"Kalau mau turun itu harus sesuai dengan harga sebelum dinaikkan. Kalau sekarang ini bukan turun, masih tetap naik," sambung wakil ketua umum Gerindra itu.

"Jadi pemerintahan sekarang ini justru membuat kehidupan masyarakat semakin sulit dengan BBM naik dan listrik naik," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA