penentu nasib Jokowi.
"Maksudnya adalah agar termul-termul jangan semena-mena terhadap dirinya. Melaporkan dirinya seenaknya saja dalam dugaan penistaan agama, setelah video ceramahnya dilakukan pemotongan," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Selasa 21 April 2026.
Menurut Erizal, Jusuf Kalla bermaksud baik melaporkan Rismon Sianipar dan 4empat akun media sosial lainnya, agar tuduhan kepada dirinya sebagai penyandang dana kasus ijazah Jokowi tak melebar ke mana-mana.
"Termasuk, permintaan JK agar Jokowi membuka saja ijazahnya agar sesegera mungkin mengakhiri kasus yang sudah sangat melelahkan ini," kata Erizal.
Tapi, sayangnya, lanjut Erizal, maksud baik Jusuf Kalla itu tak ditangkap dengan baik pula. Baik oleh Jokowi sendiri maupun para pendukungnya.
"Kalau maksud baik saja sudah disalahartikan, bagaimana pula dengan maksud jahat?" sentil Erizal.
Petinggi Projo dan PSI hampir senada mengatakan bahwa yang menjadikan Jokowi Presiden, bukan JK, tapi rakyat!
"Pernyataan ini tidak salah, tapi maksudnya bukan begitu. Jangan diadu-adu antara Jokowi dan JK, keduanya pernah saling membantu, untuk tujuan yang baik," kata Erizal.
"Benar Jokowi dipilih rakyat, tapi kontribusi JK juga besar atas keterpilihan itu," sambungnya.
BERITA TERKAIT: