2015, Waspadai Penyebaran Ideologi yang Tidak Bernapas Pancasila

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 26 Desember 2014, 16:16 WIB
rmol news logo Di tahun 2014, Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang merasakan implikasi dari penyebaran ideologi ISIS. Untuk itu sudah sewajarnya jika tahun 2015 nanti Indonesia tetap harus kewaspadaan atas penyebaran ideologi yang tidak senapas dengan Pancasila.

Begitu kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, TB Hasanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta (Jumat, 26/12).

Dikatakan Kang TB, gerakan-gerakan kelompok radikal agama berskala lokal yang kerap berakhir dengan tindakan kekerasan, masih tetap berpotensi terjadi di tahun 2015.

"Dalam hal ini, pemerintah pusat dan daerah dengan dibantu perangkat sektor keamanan harus mampu menangkal gerakan-gerakan serupa agar tidak terjadi lagi di tahun 2015," sambungnya.

Sementara di sisi lain, Kang TB mengimbau agar gerakan-gerakan separatisme yang mengancam integritas NKRI harus terus dijadikan agenda keamanan nasional di tahun 2015.

"Gerakan-gerakan separatis yang mulai memiliki koneksi dengan pihak-pihak asing berpotensi untuk menarik pihak asing melakukan interference terhadap upaya damai yang tengah dilakukan pemerintah. Ini harus diwaspadai," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA