"Jabatan Ketua Umum Partai Golkar beda dengan Ketua Umum di partai-partai lain. Tidak bisa memutuskan sendiri. Rapimnas yang memutuskan," Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar, Indra J Piliang, Kamis (15/5).
Jelas dia, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan jajaran DPP, hanya diberi mandat untuk melakukan komunikasi politik, apabila tidak memenuhi syarat Pilpres.
"Hasil komunikasi politik itu dilaporkan ke forum Rapimnas Golkar untuk disetujui atau ditolak," ujar Indra lewat akun twitter
@IndraJPiliang.
Ia menambahkan, sejauh ini, Aburizal Bakrie Cs sudah melakukan komunikasi politik kepada PDIP, Partai Gerindra dan Partai Demokrat secara terbuka.
"Diluar itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar juga sudah berkomunikasi secara tertutup dengan parpol lain. Ini rencana cadangan," tandas Indra.
[rus]
BERITA TERKAIT: