Begitu disampaikan Komite Konvensi Rakyat, Prof. Dr Laode Kamaluddin, dalam debat ketiga Capres Konvensi Rakyat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Kalimantan Timur (Minggu, 9/2). Selain sebagai Komite, Prof. Laode juga selaku Panelis dalam Debat Publik Konvensi Rakyat putaran ketiga.
Lebih jauh Laode menyatakan bahwa proses berdemokrasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak cukup mampu untuk membuat masyarakat tertarik meramaikan pemilihan umum. Sekarang ini demokrasi terpenjara oleh popularitas dan elektabilitas semata.
"Itu hanya untuk kepentingan si calon, dan bukan untuk rakyat," kata Laode.
Oleh karena itu, masih menurut Laode yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor, rakyat bisa mendapatkan hal itu dari Konvensi Rakyat.
"Apa yang diinginkan rakyat untuk memperoleh pemimpin yang benar-benar memahami rakyat, muncul dan bisa diperoleh dari konvensi rakyat," ujarnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: