Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Mohamad Guntur Romli menilai, rencana Qodari merekrut media-media
homeless sebagai mitra kerja sama Bakom RI merupakan penghinaan pada kebebasan berpendapat masyarakat.
"Bakom RI baru saja melakukan sabotase terhadap dirinya sendiri dengan cara yang paling memalukan," ujar Guntur dikutip melalui postingan video di akun Facebook-nya, Selasa 12 Mei 2026.
Menurut Guntur, langkah yang dilakukan Qodari tersebut sangat kontraproduktif, blunder, amatir, dan dungu.
Ia melihat, rencana Qodari melalui Bakom RI merupakan klaim sepihak alias pencatutan. Karena media-media
homeless yang disebutkannya justru membantahnya.
"Bakom RI telah menciptakan musuh-musuh baru dari pihak yang harusnya dirangkul tapi sekarang balik memukul," kata Guntur.
Selain itu, Guntur juga menilai Bakom RI potensi disomasi atau dituntut secara hukum, karena kredibilitas institusi ini jatuh di mata publik dan bahkan sebelum program itu berjalan.
"?
Homeless media dicintai netizen karena mereka adalah antitesis media konvensional yang kaku dan mudah sekali disensor dan diintervensi," kata Guntur.
BERITA TERKAIT: