Hati-hati, bisa jadi rumah Anda sedang mengalami masalah kebocoran listrik. Kondisi di mana arus listrik mengalir ke jalur yang tidak semestinya ini sering kali tak disadari.
Jika dibiarkan, hal ini tidak hanya menguras isi dompet, tetapi juga berpotensi memicu ancaman fatal seperti korsleting dan kebakaran.
Kabar baiknya, Anda bisa mendeteksi anomali ini secara mandiri tanpa harus terburu-buru merogoh kocek untuk memanggil teknisi. Berikut adalah langkah taktis yang bisa segera Anda praktikkan.
1. Lakukan Uji Meteran Manual
Matikan seluruh perangkat elektronik yang ada di rumah, mulai dari lampu, televisi, hingga kulkas. Setelah semua padam, perhatikan meteran listrik Anda.
Jika angka atau piringan pada meteran masih terus berputar, itu adalah indikasi terkuat adanya arus yang bocor secara diam-diam.
2. Manfaatkan Tespen dan Raba Suhu
Gunakan tespen untuk mengecek bagian logam pada peralatan elektronik atau stopkontak. Jika lampu tespen menyala meski alat tidak sedang beroperasi, kebocoran arus dipastikan terjadi.
Selain itu, waspadai kabel atau terminal colokan yang mendadak terasa panas saat disentuh, karena hal ini menandakan adanya tumpukan arus berlebih.
3. Cek Grounding dan Kurangi Tumpukan Colokan
Hindari kebiasaan buruk menumpuk banyak colokan pada satu terminal yang sama. Pastikan juga sistem grounding di rumah berfungsi optimal. Cara mengeceknya sangat sederhana: jika Anda merasakan getaran atau setruman halus saat menyentuh bodi logam pada mesin cuci atau kulkas, berarti sistem grounding sedang bermasalah.
Sebagai langkah keamanan ekstra, sangat disarankan untuk memasang Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) yang mampu memutus aliran listrik secara otomatis ketika terdeteksi adanya kebocoran.
Ingat, apabila deteksi awal ini menunjukkan masalah yang terlalu rumit atau serius, barulah Anda wajib menyerahkannya kepada teknisi profesional!
BERITA TERKAIT: