"Mario ini kan pengacara senior kok, ngapain berhubungan dengan petugas Litbang Diklat Mahkamah Agung. Padahal yang mengurus perkara itu kan hakim," terang mantan hakim yang kini jadi pengamat hukum, Asep Iwan Iriawan, dalam diskusi "Advokat Juga Manusia" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (27/7).
Menurutnya jadi pertanyaan besar buat apa seorang petugas MA, yang tidak punya kaitan dengan kasus yang sedang berjalan di MA, datang ke kantor pengacara.
"Petugas Litbang yang tidak punya kaitan dengan perkara dan cuma mengurus pelatihan di MA, datang ke kantor pengacara dan pulang dari sana bawa uang Rp 78 juta. Lalu siapa yang memberi uang itu? Karena Mario mengaku tidak memberikan," jelasnya.
Menarik, karena orang yang tak ada hubungan dengan perkara diduga dengan berani mengklaim dirinya bisa mengurus perkara.
"Dan sekelas MCB (Mario) buat apa berhubungan dengan pegawai setingkat DS, kenapa tidak langsung ke hakimnya?" ucapnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: