Dalam laga yang digelar di GiuÂseppe Meazza, kemarin diÂnihari WIB, Inter kembali meÂraih tiga poin. Kemenagan yang berakhir 4-1 tersebut merupakan keÂmenangan keempat Inter seÂmenjak ditangani arsitek anyar Leonardo.
Kemenangan itu tentu saja diÂsambut bahagia para punggawa InÂter. Namun kebahagiaan berÂleÂbih dirasakan Zanetti. PeÂnamÂpilan kapten 37 tahun pada maÂlam itu merupakan penaÂmÂpiÂlanÂnya ke 519 bersama Nerazurri, yang membuatnya menyamai reÂkor legenda Inter, Giuseppe BerÂgomi.
Senang ditambah haru meÂliputi Zanetti saat publik GiuÂsepÂpe Meazza memberikan standing ovaÂtion ketika dirinya ditarik keÂluar empat menit sebelum laga usai. Pemain yang merumput berÂsama Inter sejak 1995 itu mengÂucapkan terima kasih keÂpada para fans setia Inter.
“Walau cuaca dingin, tapi tiÂdak terlalu terasa. Saya berterima kaÂsih kepada semua fans atas samÂbutan meriahnya. Tak ada hari yang lebih baik dari sore ini. Fans selalu mendukung saya secara luar biasa,†papar Zanetti seÂusai pertandingan seperti dilansir
Football-Italia. Jumlah caps Zanetti bakal meÂlamÂpaui jauh Lo Zio, setelah dia mengÂungkapkan komitmennya untuk terus berseragam Biru HiÂtam sampai gantung sepatu nanÂti. “Saat tiba di sini tahun 1995, tak ada yang mengenal saya. SaÂya tumbuh bersama keluarga MorÂrati dan ingin mengakhiri karier di klub ini. Kami telah memenangkan begitu banyak dan saya ingin terus melaÂkuÂkanÂnya,†tuntas bek veteran asal Argentina itu.
Di laga Giornata ke 20 itu, emÂpat gol Inter dibuka Dejan StanÂkoÂvic (20’), dilanjutkan Diego MiÂlito (30’), ditambah dua gol Samuel Eto’o di babak kedua (63’ dan 72’). Sementara gol pengÂhibur Bologna dibuat Henry Gimenez di menit 77.
Hasil itu membuat Zanetti Cs naik ke peringkat empat klaÂseÂmen sementara dengan koleksi 32 poin dari 18 pertandingan, terÂtinggal delapan poin dari peÂmunÂcak klasemen AC Milan. PeÂluang Inter mempertahankan geÂlar scudetto masih terbuka mengÂingat mereka masih memiliki taÂbungan satu laga dari Milan.
[RM]
BERITA TERKAIT: