Keberhasilan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menembus partai final, serta kejutan dari tunggal putra muda Alwi Farhan hingga ke babak semifinal, menjadi bukti nyata kombinasi apik antara pemain senior dan generasi penerus di level dunia.
Pencapaian impresif ini tidak lepas dari pembinaan berkelanjutan yang dijalankan PBSI bersama mitra strategisnya, termasuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menegaskan bahwa setiap turnamen internasional bukan sekadar ajang berburu gelar, melainkan bagian krusial dari pembentukan mental juara serta peningkatan daya saing atlet Merah Putih di panggung global.
“Keberhasilan Fajar/Fikri mencapai final dan penampilan impresif Alwi Farhan hingga semifinal menunjukkan bahwa regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia terus bergerak ke arah positif," kata Okki dalam keterangannya, Senin, 1 Juni 2026.
Kini, memasuki turnamen bergengsi Indonesia Open 2026 yang akan digebet di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta mulai 2 Juni 2026, BNI kembali menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang akan bertarung di rumah sendiri.
Sebanyak 21 atlet Indonesia dipastikan turun gelanggang dalam turnamen berkategori BWF Super 1000 tersebut. Skuad Merah Putih kali ini diwarnai perpaduan pemain senior sarat pengalaman dan talenta muda potensial.
Di sektor tunggal putra, Indonesia akan bertumpu pada Jonatan Christie dan Alwi Farhan yang penampilannya tengah menanjak. Sementara di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi tumpuan utama wakil tuan rumah.
Kekuatan besar dikerahkan di sektor ganda putra dengan menurunkan enam pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Untuk sektor ganda putri, Indonesia diperkuat oleh Apriani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine.
Sementara sektor ganda campuran menjadi yang paling gemuk dengan mengirimkan tujuh pasangan, yaitu Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardani, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Okki menambahkan, ajang Indonesia Open 2026 harus menjadi momentum emas bagi para atlet untuk melanjutkan tren positif dan membuktikan taji mereka di hadapan publik sendiri.
“Kami berharap para atlet dapat tampil maksimal, menunjukkan semangat juang terbaik, dan melanjutkan tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia di level dunia. Dukungan terhadap olahraga nasional merupakan bagian dari komitmen BNI turut berkontribusi melahirkan generasi juara yang membanggakan Indonesia,” pungkas Okki.
BERITA TERKAIT: